Tips Sukses Cara Budidaya Ikan Cupang Hingga Berhasil

3 views
Cara Budidaya Ikan Cupang, untuk membudidayakan ikan cupang / ternak atau biasa di sebut breed ikan cupang itu gampang gampang susah, mungkin dari kalian sudah tahu bahwa betta fish / ikan cupang sendiri memiliki keunikan tersendiri , mulai dari warna berfariasi dan bentuk.Betta Fish atau Cupang ini memiliki banyak sekali jenis atau nama seperti Crown Tail , Halfmoon , Giant, Koi Dll , untuk lebih lengkapnya kalian bisa cek di artikel Jenis-jenis Ikan Cupang. Untuk harganya pasaran nya pun berfariasi mulai dari 3500 hingga 500rbuan. Waaw lumayan juga ya ? tertarik untuk breed atau budidaya ikan cupang ? baca terus artikel ini sampai akhir ya , disini saya akan membahas langkah – langkahnya sedetail mungkin. Mulai dari Cara memilih indukan yang baik hingga perawatan Burayak. Berikut saya jelaskan langkah – langkahnya :

A. Memilih Indukan Yang Bagus
Memilih indukan yang bagus adalah faktor penting untuk budidaya ikan cupang, indukan sangat berpengaruh terhadap hasilnya nanti, jangan terlalu asal dalam memilih indukan walaupun dalam tahap belajar. Indukan yang baik adalah indukan yang benar benar sudah siap di pijahkan atau di kawinkan. Bukan hanya di lihat dari bentuk atau ukuran saja , banyak factor lainnya yang mempengaruhi kualitas dan jumlah burayak nantinya. Lalu indukan yang seperti apa yang bagus untuk di pijahkan ? Berikut ciri ciri indukan yang bagus dan siap untuk dipijahkan :
1. Usia
Usia indukan yang bagus atau siap di pijahkan yaitu yang berumur 4 – 6 bulan.
Ikan cupang sebenarnya di umur 2-3 bulan sudah bisa di pijahkan , akan tetapi kualitas burayak nantinya tidak terlalu bagus , bahkan sang indukan akan kurang tanggung jawab terhadap burayak – burayak nya nanti. Inilah tips menghasilkan ribuan burayak. Karena di umur 4-6 bulan indukan sudah sangat siap untuk dipijahkan.
2. Bentuk Fisik
Cari indukan yang tidak cacat, dalam artian bentuk dan sirip nya utuh , jangan menggunakan indukan yang siripnya sedang luka / cacat . Biarkan dia menyembuhkan diri terlebih dahulu.
3. Jenis Ikan Cupang
Untuk tahap belajar  jangan dulu untuk mencoba kawin silang , daripada merusak Gen mending belajar dulu yang benar to ? kawinkan cupang hias dengan hias , jangan hias dengan bagan atau cupang aduan, jika memang ingin mencoba untuk kawin silang , cobalah untuk silang warna saja .
4. Jenis Betina
Pilihlah jenis Betina / bikang cupang yang berkualitas , seperti apa ? carilah yang perutnya aga buncit , karena itu menandakan ikan itu memiliki banyak telur . Ikan cupang dengan kondisi seperti inilah yang sangat bagus untuk dipijahkan. Gunakanlah ikan betina yang amsih virgin atau belum pernah di kawinkan , karena hasil pemijahan kedua tak sebagus pemijahan pertama.
5. Jenis Jantan
Pilih Ikan cupang Jantan yang sudah berpengalaman, ini kebalikan dari betina , kenapa ? karena pejantan yang tidak berpengalaman kadang kurang bertanggung jawab terhadap telur atau burayak -burayak nya nanti. Jadi pilihlah indukan jantan yang sudah pengalaman . Ciri – cirinya bisa dilihat ketika kita melihat proses pemijahan , jika pejantan biasa aja ketika kita liat / intip , biasanya pejantan tersebut bertanggung jawab terhadap telur dan burayak – burayak nya , lain hal nya dengan pejantan yang ribut atau agresif ketika kita intip.
B. Tempat pemijahan
Gunakan tempat pemijahan yang sedang , tidak terlalu besar dan tidak terlalu sempit.
Saya biasanya menggunakan ember bekas cat untuk tempat pemijahan. Gunakan air rendaman ketapang dan usahakan ada tumbuhan air di atasnya untuk tempat telur atau bisa menggunakan plastik.
C. Proses Pemijahan
a. Masukan Cupang Jantan terlebih dahulu ke tempat pemijahan, proses ini agar pejantan bisa mengenal atau beradaptasi di tempat yang baru.
b. Setelah kurang lebih 10 menit , masukan cupang betina ke dalam botol kaca atau wadah lainnya yang bening , setelah itu masukan ke dalam ember / tempat pemijahan ( biarkan cupang betina masih dalam botol kaca )
c. Tunggu 1 s/d 2 hari sampai cupang jantan mengeluarkan busa atau buih di bawah plastic / tumbuhan air . Jangan terlalu sering di intip / di cek.
d. Setelah cupang jantan mengeluarkan banyak buih , satukan cupang betina dengan cupang jantan . Ini adalah proses perkawinan . Biasanya cupang akan kawin di pagi hari atau sore hari .
e. Jika sudah ada telur di buih nya , segeralah angkat betina nya , karena betina akan emmakan telur telur nya nanti jika tidak di angkat.
f. Telur akan menetas 2-3 hari berikutnya dan menjadi burayak.


Budidaya Ikan Cupang selesai, dalam proses Pemijahan kita jangan terlalu banyak ngasih pakan , karena nantinya indukan akan kurang bertanggung jawab terhadap telur atau burayak , kasih pakan sedikit saja. Burayak di usaia 1 s/d 5 hari tidak usah di kasih makan , karena buarayak dalam usia segitu masih ada cadangan makanan atau sisa dari kuning telur nya . Untuk merawat burayak bisa baca di artikel “Tips merawat burayak yang baik dan benar“. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *